Showing posts with label flora fauna. Show all posts
Showing posts with label flora fauna. Show all posts

Sunday, 2 November 2014

5 Ikan Hiu Dengan Bentuk Paling Menakutkan Di Dunia

5 Ikan Hiu Dengan Bentuk Paling Menakutkan Di Dunia - Ikan Hiu adalah sekelompok ( superordo Selachimorpha ) ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap dan tubuh yang ramping. Mereka bernapas dengan menggunakan lima insang ( kadang kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya ) di samping, atau dimulai sedikit di belakang, kepalanya. Hiu mempunyai tubuh yang dilapisi kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan dari parasit, dan untuk menambah dinamika air.

Berikut adalah 5 Ikan Hiu Dengan Bentuk Paling Menakutkan Di Dunia :
Baca Juga 5 Ikan Hiu Paling Besar di Dunia

1. Goblin Shark


Goblin shark ( Mitsukurina owstoni ) adalah ikan hiu berukuran besar, spesies ini termasuk spesies hiu laut dalam. Kadang kadang disebut fosil hidup. Ikan hiu ini adalah satu satunya wakil yang masih ada dari Famili Mitsukurinidae, garis keturunan tua sekitar 125 juta tahun.

Hewan merah muda berkulit ini memiliki profil yang khas dengan memanjang, pipih moncong, dan rahang yang sangat protrusible mengandung gigi kuku seperti menonjol. Biasanya antara 3 dan 4 m (10 dan 13 kaki) panjang ketika dewasa, meskipun dapat tumbuh jauh lebih besar. Goblin hiu mendiami lereng atas benua, lembah bawah laut, dan gunung laut di seluruh dunia pada kedalaman lebih dari 100 m (330 kaki).

2. Frilled Shark


Frilled Shark atau hiu berjumbai ( Chlamydoselachus anguineus ) adalah salah satu dari dua spesies yang masih ada hiu dalam keluarga Chlamydoselachidae, dengan distribusi yang luas namun tidak merata di Atlantik dan Samudra Pasifik. Spesies langka ini ditemukan atas landas kontinen luar dan atas lereng benua, umumnya di dekat bagian bawah, meskipun ada bukti gerakan ke atas substansial.

Pernah ditemukan dikedalaman 1.570 m (5.150 ft), meskipun hal ini jarang terjadi di bawah 1.200 m (3.900 kaki). Hiu Ini bisa mencapai panjang 2 m (6,6 kaki) dan memiliki warna coklat gelap, tubuh mirip belut dengan punggung, panggul, dan sirip dubur ditempatkan jauh ke belakang. Nama umum berasal dari penampilan berenda atau berumbai dari enam pasangnya celah insangnya dengan pertemuan pasangan pertama di tenggorokan.

3. Whorl-Tooth Shark


Yang ini sepertinya sudah punah gan . Hiu berumur panjang ini pertama kali muncul di lautan Karbon dan banyak yang berpikir bahwa Hiu ini hanyalah mutasi, tetapi menurut catatan fosil menunjukkan bahwa ia hidup antara 280 dan 225 juta tahun yang lalu. Dan yang aneh adalah penemuan batu berbentuk lingkaran gigi di daerah Idaho, Wyoming dan Utah.

4. The Basking Shark


Cetorhinus maximus adalah ikan hiu terbesar kedua, setelah hiu paus, dan salah satu dari tiga pemakan plankton selain hiu paus dan hiu bermulut besar. Ini adalah spesies bermigrasi kosmopolitan, ditemukan di semua lautan beriklim di dunia. Ini adalah filter feeder yang bergerak lambat dan memiliki adaptasi anatomi untuk makan filter, seperti mulut sangat diperbesar dan sangat berkembang insang rakers.

Moncongnya berbentuk kerucut dan celah insang memperpanjang sekitar bagian atas dan bawah kepalanya. Insang rakers, gelap dan bulu seperti, yang digunakan untuk menangkap plankton sebagai filter air melalui mulut dan lebih dari insang. Hiu basking biasanya berwarna coklat keabu abuan, dengan kulit berbintik bintik. Gigi hiu basking sangat kecil dan banyak. Gigi memiliki puncak kerucut tunggal, yang melengkung ke belakang, dan sama pada kedua rahang atas dan bawah. Hiu basking Dewasa biasanya mencapai 6-8 m (20-26 Kaki) Panjangnya.

5. Hiu Gergaji


Ikan hiu ini Bentuknya hampir sama kaya ikan gergaji, sebagian besar tersebar dari perairan Afrika Selatan, Australia dan Jepang, tinggalnya di kedalaman 40 meter dan tahun 1960 hiu ini ditemukan di perairan yang lebih dalam (640 m sampai 915 m) dari barat laut Karibia.

Monday, 20 October 2014

10 Hewan Lucu Yang Ternyata Bisa Membunuh Manusia

10 Hewan Lucu Yang Ternyata Bisa Membunuh Manusia - Mana yang lebih Anda takuti, bertemu dengan seekor singa atau seekor anak kucing yang imut-imut'? Pasti yang akan menjadi pihan adalah anak kucing. Sebab, secara umum singa dikenal sebagai hewan buas berukuran besar yang dapat memangsa manusia. Tetapi, tidak selamanya hal tersebut benar! Banyak hewan-hewan di luar sana yang terlihat lucu dan menggemaskan namun sangat berbahaya bagi manusia.

Bahkan, tidak sedikit manusia yang mati akibat keganasan hewan-hewan lucu tersebut. Beberapa dari mereka juga tidak diizinkan dipelihara agar tidak membahayakan manusia. Oleh sebab itu, manusia harus berhati-hati ketika bertemu dengan hewan-hewan lucu, mungkin saja hewan-hewan lucu yang Anda temui sehari-hari dapat membunuh Anda.

Untuk memberikan sedikit gambaran, berikut adalah 10 Hewan Lucu Yang Ternyata Bisa Membunuh Manusia :

1. Katak beracun


Hutan hujan Amazon di Brasil menyimpan berbagai hewan berbahaya, seperti ular raksasa Anakonda hingga katak beracun. Meski kebanyakan katak beracun hanya berukuran tidak lebih dari 10 sentimeter, namun mereka dapat membunuh manusia dalam beberapa detik saja. Katak beracun jenis 'Poison Dart' dikenal sebagai salah satu hewan yang paling mematikan di dunia.

Banyak orang yang kerap tertipu dengan keindahan warna kulit kodok ini yang biasanya berwarna-warni dan sangat eye-catching. Sayangnya, hal tersebut bisa menjadi 'blunder' fatal. Hanya dengan menyentuh kulit katak Poison Dart, seorang manusia dewasa bisa terbunuh hanya dalam hitungan 30 detik! Racun dari katak Poison Dart jamak dipakai oleh suku pedalaman Amazon untuk melumuri persenjataan berburu mereka, misalnya panah.

2. Simpanse


Sebagai 'kerabat' terdekat manusia, banyak yang menyatakan kecintaan mereka pada simpanse, terutama yang masih anak-anak. Beberapa ahli binatang dan pecinta hewan diketahui membuat simpanse menjadi sahabat mereka sejak bayi. Lain cerita saat menemui kawanan simpanse di habitat asli mereka. Primata dengan kecerdasan mirip manusia ini dapat bekerja secara kelompok untuk menyerang siapa saja yang memasuki daerah kekuasaannya.

Terlebih ukuran dari pejantan simpanse bisa mencapai dua meter. Hal yang lebih menakutkan adalah, kawanan tersebut menyerang manusia dengan 'persenjataan' yang mereka buat. Simpanse memang dikenal sebagai satu-satunya hewan yang cukup pintar untuk dapat menggunakan benda-benda di sekitarnya sebagai alat, mulai dari berburu atau menyerang musuh.

3. Lumba-lumba


Berbeda dari bayangan orang banyak yang beranggapan jika lumba-lumba adalah hewan yang jinak dan menjadi sahabat manusia, fakta dari beberapa penelitian menyatakan bila mamalia air ini berbahaya bagi manusia. Bahkan, dalam beberapa insiden lumba-lumba diketahui menyebabkan kematian manusia. Meski kasus serangan lumba-lumba pada manusia sangat jarang terjadi, hewan ini ternyata sering menyerang hewan lain di lautan, termasuk beberapa spesies lumba-lumba yang 'lemah' seperti ikan pesut.

Beberapa waktu lalu sempat dilaporkan pembunuhan sekelompok ikan pesut oleh beberapa ekor lumba-lumba. Oleh sebab itu, banyak ahli yang menyarankan para penyelam lebih berhati-hati pada lumba-lumba, sebab seringkali kontak antara penyelam dan lumba-lumba dapat mengakibatkan cedera bagi penyelam itu sendiri.

4. Ikan Puff


Siapa yang sangka jika ikan yang menjadi guru mengemudi dari 'Spongebob' di film kartun Spongebob Squarepants ini sangat beracun? Ikan Puff justru terlihat semakin lucu saat menggelembungkan dirinya ketika mendapat ancaman atau terkejut. Sayangnya, menyentuh ikan Puff menjadi kesalahan terbesar sekaligus terakhir yang dapat dilakukan oleh seorang penyelam. Sebab, duri-duri yang terdapat di sekujur tubuh ikan Puff mengandung racun jenis neurotoksin yang dapat melumpuhkan saraf manusia.

Racun ini mirip yang terdapat pada ular-ular berbisa seperti ular derik. Uniknya, di Jepang dan beberapa negara lain, ikan Puff justru dijadikan sashimi dan menjadi salah satu menu paling mahal. Untuk memasak daging ikan ini, diperlukan koki-koki dengan sertifikat khusus, karena sekali salah olah daging ikan Puff dapat membunuh siapa saja yang memakannya. Jumlah kematian akibat memakan daging ikan Puff sendiri kabarnya juga tidak sedikit.

5. Platipus


Salah satu hewan paling aneh sekaligus lucu di dunia, platipus masuk dalam jajaran hewan yang dapat mengancam nyawa manusia. Sekilas, hewan yang tergolong mamalia ini terlihat seperti gabungan dari bebek, berang-berang, dan buaya. Tetapi, dibalik itu semua tersimpan racun berbahaya di dalam tubuh platipus.

Hewan yang jadi penghuni benua Australia ini dapat melukai dan menyebarkan racun pada musuh dengan cakar tajamnya. Untuk saat ini, hanya platipus jantan saja yang diketahui mempunyai racun di cakarnya. Inveksi racun tersebut kabarnya menimbulkan rasa sakit luar biasa pada manusia. Parahnya, korban serangan dari platipus dapat membuat manusia tidak berdaya dalam waktu berbulan-bulan.

6. Slow Loris


Kebanyakan hewan yang tergolong mamalia biasanya cenderung tidak memiliki bisa yang dapat membunuh mangsanya seperti yang dimiliki oleh reptil. Tetapi, teori tersebut terbantahkan oleh hewan lucu nan mungil ini, Slow Loris atau Kongkang. Hewan ini adalah endemik daerah hutan hujan tropis seperti Indonesia, malaysia, dan India.

Saking lucunya, Slow Loris kerap dijadikan binatang peliharaan. Tetapi, sebenarnya oleh pihak berwenang hewan ini sudah dikategorikan sebagai hewan yang dilindungi dan dilarang untuk dipelihara.Bukan tanpa alasan, Slow Loris sejatinya termasuk hewan yang sangat berbahaya karena bisa mengeluarkan racun dan tergolong sebagai mamalia paling beracun di dunia. Racun dari Slow Loris akan keluar lewat sisi dalam sikunya saat hewan ini merasa terancam. Induk Slow Loris biasanya akan mengoleskan racun tersebut pada anaknya sebelum ditinggal berburu.

Hal ini dimaksudkan untuk melindungi si anak dari predator. Apalagi Slow Loris adalah hewan yang berburu di malam hari atau hewan nokturnal, saat di mana banyak pemburu malam seperti ular yang suka memangsa anak mereka. Beberapa korban meninggal dilaporkan akibat serangan dari Slow Loris. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka meninggal akibat reaksi alergi parah.

7. Sotong


Selain katak beracun terdapat satu hewan dengan warna tubuh cerah lain yang berbahaya bagi manusia, yakni sotong. Ya, hewan yang kerap dijadikan konsumsi manusia ini ternyata mempunyai racun mematikan. Untungnya, hanya sedikit spesies sotong yang mempunyai racun mematikan, misalnya sotong Metasepia pfefferi. Ikan yang terdapat di lautan Indo-Pasifik ini sering ditemukan di sekitar perairan Australia, Papua Nugini, Indonesia, dan Malaysia.

Banyak penyelam yang tergoda untuk menyentuh sotong ini karena warnanya yang sangat cantik, kombinasi antara merah, kuning, dan jingga. Racun dari Metasepia pfefferi terletak didagingnya. Racun unik dari Metasepia pfefferi diperkirakan berada di tingkat yang sama dengan racun gurita cincin biru. Racun dari gurita ini berjenis tetrodotoxin (mirip neurotoksin) namun 1200 kali lebih berbahaya dari sianida. Oleh sebab itu, pemancing biasanya akan menjual sotong Metasepia pfefferi sebagai ikan akuarium, dan tidak untuk konsumsi.

8. Anak tikus


Tikus, khususnya anak-anak tikus memang terlihat lucu bagi sebagian orang. Bahkan, hewan-hewan pengerat muda ini sering dijadikan hewan piaraan selain hamster. Sayangnya, hewan mungil ini juga menjadi salah satu hewan lucu paling berbahaya di dunia.

Meski di dapat dari tempat penangkaran tikus, anak-anak tikus diketahui membawa beragam parasit yang dapat menyerang manusia seperti kutu yang pada beberapa hewan dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian. Urin dan kotoran dari anak tikus juga dapat mengandung virus 'Hantavirus' yang dapat menyebabkan demam parah, hingga gangguan pernapasan akut.

9. Pemakan semut (antler)


Antler atau pemakan semut adalah hewan nokturnal yang berburu semut dengan menggali sarang mereka di bawah tanah pada malam hari. Saat berburu, antler begitu terlihat jinak serta tidak berbahaya, terutama akibat dari gerak lambat mereka. Namun, antler dapat mengeluarkan senjata mematikan milik mereka saat tengah terpojok.

Senjata antler tidak terletak di moncong atau lidah panjang miliknya, tetapi pada kaki-kakinya. Di setiap kaki hewan mamalia ini terdapat sepasang kuku-kuku tajam yang mirip sebuah dua buah pisau. Kematian manusia akibat serangan dari antler juga menjadi perhatian siapa saja yang berniat memburu hewan yang mulai langka ini. Kebanyakan dari korban tersebut ditemukan dengan luka robek di perut akibat cakaran dari antler.

10. Anak kucing


Mungkin ada banyak orang yang tidak setuju apabila anak kucing dimasukan menjadi hewan lucu yang berbahaya. Sebab, hewan-hewan lucu ini sudah lama menjadi sahabat manusia. Sayangnya, 'positive thinking' pada hewan lucu ini bisa menjadi bumerang bagi Anda di masa depan. Menurut beberapa penelitian, banyak anak-anak kucing yang membawa penyakit dari induk mereka.

Penyakit-penyakit yang berasal dari parasit tersebut memang biasanya tidak berbahaya bagi manusia sehat, tetapi efek yang berbeda akan muncul bagi penderita flu, ibu hamil, pasien kemoterapi, atau ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Penyakit-penyakit kucing itu bisa sangat berbahaya pada orang-orang tersebut. Tidak jarang para korbannya sampai kehilangan nyawa akibat bersentuhan dengan anak kucing.

Sunday, 31 August 2014

5 Hewan Paling Homoseksual Di Dunia

5 Hewan Paling Homoseksual Di Dunia - Homoseksual tak hanya dianut manusia, ternyata hewan juga menjadi pecinta sesama jenis. Penyebab pastinya masih diselidiki, namun tidak sama dengan manusia, para gay dan lesbian pada hewan tidak banyak kasus menjurus ke hubungan seksual. Para hewan homoseksual ini menyatakan rasa cinta mereka lewat bahasa non-verbal seperti bersentuhan, saling mencium, dan bermanja-manja. Ada pula yang melakukan hubungan seks namun hanya jenis tertentu.

Berikut adalah 5 Hewan Paling Homoseksual Di Dunia seperti yang dilansir dari situs listsverse.com :

1. Capung


Capung memberikan kenyataan bangsa serangga ternyata juga bisa menjadi homoseksual. Para capung bahkan melakukan hubungan seksual saat tengah terbang. Alasan mereka menjalin kasih sesama jenis hingga saat ini belum diketahui oleh peneliti. Ketertarikan alamiah dan ketiadaan pasangan mungkin jadi alasan utama para capung ini mempraktikkan homoseksual.

2. Singa Afrika


Singa jantan Afrika mungkin sering menjadi simbol kekuatan, maskulinitas, dan sosial patriarki yang memperngaruhi sang betina. Namun penelitian mengatakan, sekitar 15 persen dari mereka ternyata homoseksual. Tak cuma jantan mempraktikkan percintaan sesama jenis, sang betina lebih banyak lagi lantaran populasi mereka lebih banyak dari jantan. Biasanya mereka hanya kontak fisik seperti berciuman dan bermesraan, belum pada hubungan seksual.

3. Bonobos


Bonobos sejenis simpanse bukan hanya hewan terpintar di dunia. Kecerdasannya mendekati manusia. Kehidupan sosial kelompok Bonobos cukup tinggi. Mereka tersohor mampu menggunakan bahasa non-verbal untuk menyatakan cinta, memecahkan masalah, dan berkomunikasi satu sama lain. Sejak sering ada perseteruan sesama jantan dan sesama betina kasus homoseksual mulai ditemukan.

4. Camar laut laysan albatros


Burung camar laut jenis Laysan Albatros banyak di wilayah Pantai Oahu, Hawaii, Amerika Serikat 60 persen betina. Mereka menjalin percintaan sesama jenis alias lesbian. Para betina ini saling berbagi kasih seperti bersentuhan paruh, leher, dan menggesek-gesekkan tubuh mereka satu sama lain. Uniknya, para burung lesbian ini tidak akan menunjukkan sikap menyukai sesama jenis bila ada pendatang. Tak hanya di Hawaii, burung jenis ini juga terdapat New Zealand.

5. Domba jantan


Domba jantan dengan tanduk melingkar merupakan mamalia penyuka sesama jenis. Penelitian mengatakan sekitar 80 persen para jantan ini saling terikat dan meninggalkan kontak dengan betina-betina mereka. Para jantan ini berpasangan sepanjang hidup mereka. Kumpulan homoseksual itu seolah hendak memberikan contoh baik bagi hewan lain walaupun mereka pecinta sesama jenis namun setia.

5 Jenis Kucing Paling Pintar Di Dunia

5 Jenis Kucing Paling Pintar Di Dunia - Semua kucing adalah pintar. Karena kucing mana yang tidak ingin menghabiskan hari-hari mereka bersantai dan diberi makan oleh pemiliknya? Namun, beberapa kucing sebenarnya dapat menjadi lebih pintar dari kucing lain. Di masa lalu, kecerdasan kucing diukur berdasarkan kemampuan mereka untuk belajar dan beradaptasi dengan lingkungan mereka. Namun, penelitian baru-baru ini telah menunjukkan bahwa sifat sosial juga merupakan poin penting kecerdasan kucing.

Berikut adalah 5 Jenis Kucing Paling Pintar Di Dunia :

5 Bentuk Kucing Paling Aneh di Dunia

1. Kucing Abyssinian


Cat Time menyebut jenis ini sangat cerdas dan penuh rasa ingin tahu, dan merekomendasikan bahwa kucing untuk jenis ini yang sudah berumur, tidak hanya tetap tajam kecerdasannya, tapi memiliki rasa humor. Karena otak yang cerdas inilah yang dapat menyebabkan Abyssinia membuat seisi rumah bisa berantakan.

2. Bengal 


Termasuk di antara yang paling cerdas, terutama ketika berinteraksi antar makhluk hidup. Smart Living mencatat bahwa Bengals memiliki tiga kepribadian yaitu mereka aktif, lincah dan penuh waspada. Karena itu, mereka sangat penasaran dan nakal. Jangan terkejut ketika Anda membuka lemari dapur dan menemukan sepasang mata menatap kepada Anda! Kucing pintar ini belajar bagaimana untuk membuka lemari dan pintu dengan cepat.

Bengal menyukai dan bahkan menuntut perhatian. Pemilik yang tepat bagi mereka akan memiliki banyak waktu di tangan mereka untuk bermain dan berpelukan. yang cocok dengan jenis ini adalah pemilik kucing berpengalaman. Pemilik kucing yang aktif. Rumah tangga dengan hewan peliharaan lainnya bahkan anjing.

3. Sokoke


Berasal dari Kenya dan Sifatnya independen mereka membuatnya tidak masalah ketika mereka ingin menyendiri. Jangan tertipu meskipun, kucing ini tidak penyendiri, mereka sangat sosial dan bergaul dengan sempurna dengan kucing lain dan anjing. Pernah liat kucing yang menggunakan tali di lehernya untuk diajak jalan seperti anjing? kemungkinan besar itu Sokoke. Mereka adalah kucing yang sangat aktif yang mengalami kesulitan duduk diam untuk waktu yang lama. Namun sepertinya belum ada yang jual kucing ini di Indonesia

4. Cornish Rex


Dikenal dengan mantel khas bulu yang tidak membutuhkan perawatan atau grooming. Kucing ini senang berada di area yang luas, menjadi pusat perhatian dan baik dalam berinteraksi dengan anak-anak. Mereka sangat cocok berada disekitar orang-orang yang aktif dan bahkan keluarga dengan hewan peliharaan lainnya. Menjadi pusat perhatian adalah salah satu hiburan favorit mereka dan mereka akan menerkam sekitar hanya untuk hiburan Anda! Semangat bermain mereka membuat mereka menjadi pilihan yang cocok untuk keluarga dengan anak-anak.

5. Savannah Cats


Smart Living mencatat bahwa Savannah adalah nomor satu kucing paling cerdas diantara semua kucing yang ada, khususnya karena kepribadiannya yang seperti anjing. Seperti semua kucing pintar, savana juga nakal dan karena itu direkomendasikan hanya untuk pemilik kucing berpengalaman.

Saturday, 19 July 2014

6 Hewan Dengan Kemampuan Menyamar Paling Hebat Di Dunia

6 Hewan Dengan Kemampuan Menyamar Paling Hebat Di Dunia - Selain angkasa luar dan isi lautan, salah satu hal yang juga masih terus dipelajari manusia adalah dunia hewan. Berikut ini ada beberapa hewan yang pintar menyamarkan diri layaknya tentara di medan perang.

Dalam dunia binatang dikenal dengan hukum makan dan dimakan. Dari hal tersebutlah maka para hewan memiliki cara sendiri-sendiri untuk melindungi diri dari serangan pemangsa.

Mungkin ada yang melindungi diri dengan mengandalkan kekuatan tubuh atau juga kemampuan untuk menyerang balik, namun ada juga hewan yang memiliki cara unik dengan menyembunyikan dirinya atau menggunakan teknik kamuflase untuk mengelabui musuh.

Berikut ada 6 Hewan Dengan Kemampuan Menyamar Paling Hebat Di Dunia ;
Baca Juga 5 Hewan Mematikan yang Pintar Berkamuflase

1. American pika


American pika ini adalah seekor binatang yang memiliki tubuh mirip seperti tikus. Hewan yang memiliki nama latin Ochotona princeps ini mampu mengelabui pandangan musuh dengan cara berdiam diri di antara bebatuan terjal yang memiliki warna mirip dengan warna bulunya.

2. Phasmatodea


Hewan yang disebut juga dengan sebutan serangga ranting ini merupakan hewan yang memiliki habitat di tempat-tempat hangat di seluruh dunia, khususnya di daerah tropis dan sub-tropis.

Dikarenakan tubuhnya yang ramping dengan warna tubuh menyerupai ranting, maka banyak pemangsanya yang terkecoh karena mengira hewan ini hanyalah sebuah ranting di dedaunan.

3. Uroplatus


Uroplatus adalah hewan yang masuk dalam keluarga tokek dengan tubuh yang pipih dan ekor yang cukup lebar. Hewan satu ini merupakan hewan endemik di Madagaskar.

Kemampuannya menyamarkan diri pada suatu ranting atau dahan pohon membuat mangsa atau pemangsanya tidak dapat mengidentifikasi keberadaannya waktu itu.

4. Katydid


Serangga yang masih masuk dalam keluarga Tettigoniidae ini ditemukan pertama kali oleh Carl Linnaeus pada tahun 1748. Katydid dan banyak lagi serangga dari keluarga Tettigoniidae memang dikenal dengan kemampuannya menyamarkan diri dari sergapan pemangsa.

Selain dikenal sebagai serangga yang pintar berkamuflase, Katydid juga dapat diidentifikasi dengan bentuk tubuhnya yang ramping serta kaki dan antena di kepalanya yang panjang.

5. Great Potoo


Great Potoo adalah sejenis burung yang memiliki ukuran sedikit lebih besar daripada gagak. Warna bulu utamanya adalah abu-abu mudah, cream dan coklat.

Hewan satu ini juga pintar menyembunyikan dirinya dari serangan pemangsa atau juga ketika mereka berburu. Dengan bertengger di dahan pohon yang hampir kering, maka secara otomatis warna bulunya akan menyerupai dahan tersebut.

6. Stone flounder


Stone flounder adalah sejenis ikan yang memiliki bentuk tubuh pipih. Ikan yang memiliki nama latin Kareius bicoloratus hidup di dasar perairan yang berpasir atau juga berlumpur sekitar 150 meter dari permukaan.

Kemampuannya menyamar dapat diacungi jempol karena penyamarannya sangat mirip dan hampir tidak dapat diketahui bahkan oleh manusia sekalipun

Tuesday, 15 July 2014

6 Jenis Serangga Paling Seram Di Dunia

5 Jenis Serangga Paling Seram Di Dunia - Serangga adalah jenis hewan beruas dengan tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Umumnya ukuran serangga relatif kecil yang diperkirakan pertama kali sukses berkolonisasi di bumi. Biasanya mereka tinggal di lingkungan yang basah, seperti di bawah bebatuan, menempel pada lumut, di perakaran pohon, dan di dalam tanah.

Tipe mulutnya adalah pengunyah. Beberapa dari jenis ini merupakan scavenger dan memakan tumbuhan yang busuk, selain itu ada pula beberapa diantara mereka menjadi hama bagi tanaman.Masih terkait tentang serangga, rupanya ada beberapa diantara mereka yang terkesan menyeramkan. Baik dari segi nama, bentuk maupun sifatnya.

Lantas serangga-serangga apa saja yang dimaksud? Berikut adalah 6 Jenis Serangga Paling Seram Di Dunia :
Baca Juga 10 Serangga Pemegang Rekor Dunia

1. Killer Bees


Lebah madu Afrikanisasi, dikenal juga sebagai lebah pembunuh, adalah jenis lebah hibrida yang dihasilkan dari perkawinan silang antara lebah Afrika, Apis mellifera scutellata dengan berbagai jenis lebah madu Eropa.

Lebah madu Afrikanisasi adalah jenis lebah penghasil madu yang paling produktif di antara jenis lebah madu lain. Lebah Pembunuh merupakan spesies lebah pemarah. Mereka bersayap, dilengkapi pula dengan alat penyengat.

Keturunan mereka dapat menahan kerasnya iklim tropis. Racun sengatan lebah itu tak main-main. Jika masuk ke tubuh manusia, zat tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi dan kegagalan organ multiple yang bisa menyebabkan kematian.

2. Tiger Mosquito


Tiger Mosquito, nyamuk macan atau nyamuk hutan, merupakan spesies Aedes albopictus. Nyamuk jenis ini ditandai dengan kaki bergaris hitam dan putih, serta hitam dan putih bergaris-garis body yang kecil.Nyamuk ini adalah asli ke daerah tropis dan subtropis Asia Tenggara. Namun , dalam beberapa dekade terakhir spesies ini telah menyerang banyak negara di seluruh dunia melalui transportasi barang dan meningkatkan perjalanan internasional.

Nyamuk ini telah menjadi hama yang signifikan di banyak komunitas karena erat berasosiasi dengan manusia. Serangga ini disebut nyamuk macan karena penampilannya bergaris yang mirip dengan harimau.Aedes albopictus adalah vektor epidemiologis penting untuk transmisi patogen virus, termasuk virus demam kuning, demam berdarah dan demam Chikungunya, serta beberapa nematoda filaria seperti immitis Dirofilaria.

3. Assassin Bug


Reduviidae adalah serangga besar, keluarga serangga kosmopolitan yaitu predator dalam subordo Heteroptera. Mereka termasuk bug pembunuh, bug penyergapan, bug roda, dan benang berkaki bug.

Di alam, diperkirakan ada sekitar 7000 spesies yang sama, membuatnya menjadi salah satu keluarga terbesar di Hemiptera tersebut. Assassin Bug berbaring menunggu mangsanya, lalu menyergap seperti James Bond melakukan aksi pada misi rahasia.

Assassin Bug memiliki tombak pembunuh, korban yang malang ditusuk dengan paruh melengkung dan menyuntikkan enzim mematikan. Beberapa jenis Assassin Bug adalah pembunuh haematophagous, yang berarti pengisap darah.

5. Robber Fly


Asilidae adalah keluarga fly perampok, juga disebut lalat pembunuh, mereka dikenal akan sifatnya yang agresif. Lalat dalam famili ini biasanya memakan serangga lain dan menyergap mangsanya secara diam-diam.Dalam famili Asilidae, terdapat lebih dari 7000 spesies dalam 530 genera. Serangga bermata besar ini ditakdirkan untuk membunuh.

Lalat perampok Robber Fly mempersiapkan mangsa mereka dengan menusuk dengan paruh mereka, kemudian menyuntikkan combo ampuh enzim yang melumpuhkan korban dari dalam.Serangga ini memiliki 5 buah mata dan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengamati mangsa favoritnya yaitu lalat lain, ngengat, capung dan bahkan laba-laba.

6.  Wolf Spider


Wolf Spider atau Laba-laba serigala adalah anggota keluarga Lycosidae, dari kata Yunani Kuno yang berarti serigala. Mereka merupakan pemburu yang kuat dan tangkas dengan penglihatan yang sangat baik.Mereka hidup sebagian besar soliter dan berburu sendirian.

Beberapa pemburu oportunistik menerkam mangsanya pada saat mereka merasa atau bahkan mengejar itu jarak pendek. Beberapa akan menunggu untuk melewati mangsa di atau dekat mulut liang. Dengan taring berbisa besar dan delapan mata dari berbagai ukuran, laba-laba serigala melakukan patroli mencari mangsanya.

Monday, 7 July 2014

5 Hewan Yang Mirip Wajah Manusia

5 Hewan Yang Mirip Wajah Manusia - Dari banyak hewan di dunia ini ternyata ada beberapa yang wujud dan bentuknya menyeramkan menyerupai manusia, Jenis jenis hewan ini sangat langka sehingga sangat susah dicari.

Penasaran mau tau apa saja hewan hewan itu? berikut adalah 5 Hewan Yang Mirip Wajah Manusia :

1. Human-faced Carp


Ikan ini sebenarnya sejenis ikan Koi. Ikan unik ini banyak diternakkan di negara Jepang dan Korea. Ikan ini sangat dicari-cari oleh para kolektor di kedua negara tersebut. Yang membuat mirip ikan ini dengan manusia yaitu bentuk matanya.

2. Skull Back Spider


Mungkin ini salah satu laba-laba langka di dunia. Laba-laba ini mirip dengan manusia karena struktur tulang kepalanya yang mirip dengan struktur kepala manusia pada umumnya.

3. Heike Crab


Kepiting ini pertama kali ditemukan di Jepang pada tahun 1185. Kepiting aneh ini ditemukan di sekitar daerah pantai Jepang pada saat pertempuran laut besar.

4. Samurai Beetle


Lagi lagi kumbang unik ini ditemukan di Jepang. Di bagian sayap kumbang ini terdapat gambar muka samurai jepang. Sungguh unik dan aneh.

5. Death’s Head Hawk Moth


Kalau yang satu ini binatang jenis ngengat. Di bagian punggungnya terdapat gambar mirip wajah manusia.

Friday, 4 July 2014

5 Hewan Peliharaan Paling Kecil Di Dunia

5 Hewan Peliharaan Paling Kecil Di Dunia - Memelihara hewan menjadi salah satu hobi yang digemari oleh banyak orang. Selain anjing dan kucing, masih ada banyak hewan lain yang dipelihara sebagai teman manusia. Namun apa jadinya kalau hewan yang kita pelihara ternyata memiliki tubuh sangat kecil atau mini.

Berikut adalah 5 Hewan Peliharaan Paling Kecil Di Dunia menurut Guinness World Records :

1. Anjing Paling Kecil di Dunia


Seekor anjing jenis Chihuahua bernama Miracle Milly dinobatkan sebagai anjing paling kecil di dunia. Anjing yang dimiliki oleh Vanesa Semler ini hanya memiliki tinggi 9,65 cm. Anjing Chihuahua berbulu cokelat itu kini berusia hampir 2 tahun dengan bobot sekitar 1 pon (setengah kilogram).

Miracle Milly berhasil merebut gelar Guinness World Records untuk anjing paling kecil di dunia yang dipegang oleh Boo Boo, seekor anjing Chihuahua berbulu panjang dari Kentucky yang memiliki tinggi hanya 10,16 cm.

2. Kucing Paling Kecil di Dunia


Kucing ini tercatat dalam Guinness World Records sebagai kucing paling kecil di dunia dengan panjang hanya mencapai 15 cm. Kucing imut yang diberi nama Mr. Peebles ini dipelihara di Good Shepherd Veterinary Clinic di Pekin, Illinois, Amerika.

Sepintas Mr. Peebles terlihat seperti anak kucing, padahal ia adalah seekor kucing dewasa berusia 2 tahun. Karena cacat genetik yang dideritanya, tubuhnya gagal berkembang selayaknya kucing pada umumnya. Meskipun perawakannya kecil, Mr. Peebles memiliki nafsu makan yang besar dan bisa makan sampai empat kali sehari.

3. Kuda Paling Kecil di Dunia


Pada 7 Juli 2006, rekor kuda paling kecil di dunia disabet oleh Thumbelina, kuda betina berwarna cokelat kemerahan yang hanya memiliki tinggi 44,5 cm. Kuda yang cuma berbobot 27 kg ini dipelihara oleh Kay dan Paul Goessling yang tinggal di St Louis, Missouri, Amerika.

4. Sapi Paling Kecil di Dunia


Sapi paling pendek di dunia ini bernama Diana. Sapi berusia 7 tahun ini lahir dan dibesarkan di Pusat Konservasi Vechur, Kerala, India, dan hanya memiliki tinggi 77 cm. Sapi Vechur (juga dieja Vechoor) adalah jenis sapi langka yang dinamai sesuai dengan nama desa (desa Vechur) di distrik Kottayam, Kerala, India.

Karena jumlahnya semakin lama semakin berkurang, pada pertengahan tahun 2000-an, para ilmuwan di Universitas Pertanian Kerala memulai program konservasi dan penelitian untuk mengembangbiakkan jenis sapi ini.

5. Hamster Paling Kecil di Dunia


PeeWee adalah hamster paling kecil di dunia yang memiliki berat kurang dari satu ons. Hamster unik ini berhenti tumbuh ketika ia berusia tiga minggu. Anehnya, kelima saudara PeeWee memiliki tubuh normal dengan panjang mencapai 10-12 cm.


Nah, itulah 5 Hewan Peliharaan Paling Kecil Di Dunia yang tercatat dalam Guinness World Records.

Tuesday, 1 July 2014

10 Fakta Cara Tidur Hewan Paling Unik Di Dunia


10 Fakta Cara Tidur Hewan Paling Unik Di Dunia -  Manusia punya waktu tidur ideal 7-8 jam sehari. Hanya pada kondisi tertentu orang bisa tidur sambil berdiri, atau misalnya separuh mata terjaga dan separuhnya tertidur. Bagaimanapun, kualitas tidur tidak optimal. Hal ini berbeda dengan jenis hewan tertentu yang punya keahlian tidur dengan cara unik.

Nah, fakta unik apa saja soal tidur dalam dunia fauna? Berikut adalah 10 Fakta Cara Tidur Hewan Paling Unik Di Dunia :

1. Kucing


Rata-rata kucing tidur selama 13 - 14 jam setiap hari, dan lebih banyak terbangun di malam hari. Ini juga berlaku bagi kucing-kucing besar seperti singa dan macan yang biasa berburu di malam hari.

2. Siput gurun


Kalau kamu pikir kucing hewan paling malas, tapi rekor tidurnya masih kalah dengan yang satu ini. Bahkan beruang, yang terkenal suka hibernasi (tidur panjang) selama musim dingin juga kalah jauh. Ya, inilah pemegang rekor terlama: siput gurun. Hewan yang satu ini bisa tertidur sampai tiga tahun berturut-turut tanpa terbangun.

3. Lumba-lumba


Lumba-lumba bisa berenang dengan sebagian otak mereka tertidur. Mereka bisa memiliki gelombang otak non-REM yang berfungsi sama seperti ketika manusia tidur, sementara sebagian otaknya tetap terbangun.

4. Kuda dan Sapi


Kuda dan sapi bisa tidur sambil berdiri. Namun mereka tidak mengalami tidur REM secara penuh. Ini menyebabkan kuda dan sapi tak bisa tidur nyenyak, hingga bermimpi, kecuali saat mereka tidur sambil berbaring.

5. Jerapah


Jerapah memiliki kemampuan yang unik dalam hal menahan kantuk. Ini karena jerapah bisa bertahan terus terjaga hingga berminggu-minggu tanpa tidur siang.

6. Platypus


Saat tidur, platypus melakukan gerakan yang sama dengan saat dia sedang mencari mangsa. Ini kemungkinan besar untuk menutupi bahwa dia sedang tertidur, sehingga mangsa atau musuh tak akan berani mengganggunya.

7. Babon papio Afrika


Untuk menghindari pemangsa, monyet babon papio Afrika tidur di pucuk pohon tanpa berbaring. Mereka bisa tertidur sambil duduk dan berpegangan pada pohon.

8. Kelelawar


Kelelawar tidur dengan kepala menghadap ke bawah. Ini tentu bukannya tanpa alasan. Posisi ini menguntungkan saat ada pemangsa yang mendekat. Dengan begitu, mereka bisa langsung terbang untuk melarikan diri.

9. Albatros


Albatros adalah salah satu jenis burung yang memiliki kebiasaan tidur unik. Tak perlu mencari sarang untuk tertidur, karena burung albatros bisa tidur sambil terbang.

10. Semut


Kebanyakan orang mengira semut tidak pernah tidur. Padahal faktanya, semut pekerja bisa tidur sebanyak 253 kali dalam sehari. Bagaimana bisa? Ini karena mereka hanya menghabiskan waktu 1,1 menit saja untuk satu kali tidur.

Saturday, 28 June 2014

5 Jenis Kalajengking Paling Berbahaya Di Dunia

5 Jenis Kalajengking Paling Berbahaya Di Dunia - Berhati-hatilah setelah hujan usai, bukan hujannya yang berbahaya, tetapi hewan yang biasa muncul setelah hujan usai ini sangatlah berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Bersyukur untuk di negeri kita, jenis yang menyebabkan kematian tidak ditemukan meskipun juga masih tergolong berbahaya. Bukan ular, Lalu apa?Inilah dia Kalajengking, atau yang dikenal Scorpion bagi warga di Inggris dan Amerika Serikat.

Nah, sebaiknya kalian mengetahui dan mengenali 5 Jenis Kalajengking Paling Berbahaya Di Dunia berikut ini.

1. Death stalker, Leiurus quinquestriatus

Type  : Terrestrial, Opportunistic Burrower, Origin : Timur Tengah dan Afrika Utara, Size  : 10-13 cm, Temperamen: agresive
Deathstalker dikenal sebagai spesies yang memiliki racun paling mematikan. Racunnya adalah campuran dari berbagai racun neurotoxin yang sangat kuat dan dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat tidak tertahankan, kemudian demam, diikuti dengan koma, kejang-kejang, kelumpuhan dan kematian.

Untungnya, untuk manusia dewasa yang sehat, walaupun menyakitkan, tapi tidak dapat membunuh. Anak kecil, orang tua dan individu yang lemah (misalnya jantung lemah) berada pada kelompok beresiko tinggi akan kematian bila tersengat kalajengking ini.

2. Arabian Fat-tailed scorpion, Androctonus crassicauda

Type : Terrestrial dessert, Origin : Timur Tengah dan Afrika Utara, Size : sekitar 10 cm, Temperamen: kaga terlalu agresive.
Fat-tailed scorpion atau Androctonus merupakan salah satu spesies kalajengking paling beracun di dunia. Namanya saja Androctonus yang berarti man-killer.

Diantara seluruh spesies Androctonus mungkin yang paling bahaya adalah Arabian Fat-tailed Scorpion ini. Racun yang dia miliki bisa menyaingi racun Deathstalker dengan tingkat neurotoxin yang tinggi.

Spesies ini bertanggung jawab atas kematian beberapa orang tiap tahunnya. Sampai saat ini masih menjadi perdebatan siapakah kalajengking paling mematikan, apakah Deathstalker atau Arabian Fat-tailed.

3. Yellow Fat-tailed scorpion, Androctonus australis

Type : Terrestrial, Origin : Timur Tengah, Afrika Utara, India, Size : lebih dari 9 cm, Temperamen: kadang agresive kadang calm.
Sesuai dengan jenisnya yaitu jenis Androctonus, yellow fat-tailed merupakan jenis yang sangat mematikan, walaupun racun nya tidak sekuat Deathstalker ataupun Arabian fat-tailed.

Racun yellow fat-tailed bisa membunuh seseorang dalam waktu 2 jam apabila tidak segera diberi serumnya ( tidak berpengaruh terhadap orang dewasa yang sehat ). Mendapatkan serumnya juga tidak gampang, bahkan di AS saja dalam mendapatkan serumnya masih sangat sulit.

4. Black Spitting Thicktail Scorpion, Parabuthus transvaalicus

Type : Opportunistic Burrower, Origin : Afrika, Size : sekitar 12 cm, Temperamen : cukup agresive.
Julukan Black Spitting Thicktail Scorpion disematkan pada kalajengking yang satu ini dikarenakan mereka bisa menyemburkan racun mereka seperti halnya kobra.

Racun yang mereka semburkan dapat mencapai jarak 1 meter dan apabila terkena mata dapat menyebabkan rasa yang sangat perih dan kebutaan sementara, namun kebutaan ini bisa jadi permanen jika racun tidak segera dibersihkan.

Kemampuannya inilah yang membuat ia dianggap sebagai spesies yang cukup berbahaya, namun kadar racunnya tidak tergolong mematikan. Walapun begitu racun yang dimiliki kalajengking jenis ini berbahaya untuk anak-anak dan orang yang alergi terhadap racun jenis ini.

5. Striped bark scorpion, Centruroides vittatus

Type : Opportunistic Burrower, Origin: Amerika Utara, Size: 5-7 cm, Temperamen: tidak agresive.
Seperti banyak kalajengking lainnya, jenis ini juga gampang ditemukan disekitar habitatnya. Namun karena kedekatannya dengan manusia, jenis ini ( walaupun tidak agresive ) cukup sering merugikan manusia.

Sengatannya sangatlah menyakitkan. Untuk beberapa orang dapat terjadi selama 15-20 menit dan tidak jarang hingga 2-3 hari.Namun jenis ini jarang sekali hingga menyebabkan kematian, beberapa laporan menyebutkan bahwa jenis ini bertanggung jawab atas kematian beberapa orang saja.